Baru beli laptop ? Jangan segan nge-tesnya !

27 07 2008

Anda baru saja beli laptop ? Entah baru atau second. Ada baiknya untuk mengetesnya sebelum masa garansinya habis. Kenapa perlu ditest ? Untuk memastikan bahwa semua fiturnya berfungsi dengan baik. Demikian juga dengan specnya.

Jika membeli laptop, pasti disampaikan oleh penjualnya bahwa laptopnya mempunyai spesifikasi begini-begini. Misal, di sini saya beri contoh : laptop 2nd HP Compaq nc6000, yg saya pake untuk ngetik tulisan ini. Prosesor : Intel Pentium M 755 (2,0GHz, dynamic switching — bisa jalan 598 MHz sampai 2GHz, sesuai kebutuhan) ; RAM DDR-333 1024MB ; HDD 40GB ; VGA ATI Radeon 9700 32MB ; Wifi ; Infra red ; bluetooth ; gigabit ethernet ; baterai 6 cell ; DVD/CDRW combo ;  modem ; layar 1400×1050.

Untuk mendapatkan spec lengkap laptop dapat dipakai

1. DirectX Diagnostic Tool atau DXDiag. Caranya : klik Start – Run – ketikkan dxdiag – tekan Enter. Perhatikan pada layar pertama pada tab System. di situ jelas terlihat spec laptopnya. Untuk mengetahui spec VGAnya, klik tab Display. dst.

2. Cara kedua : bisa dipakai Lavalys Everest. Program ini akan memberikan laporan lengkap mengenai komputer/laptop yang ditest. Bahkan juga menyediakan test bechmark untuk RAM dan prosesor.

3. Cara ketiga bisa pakai Notebook Hardware Control. Tidak sekedar memberikan laporan spec, tool ini terasa lebih lengkap karena bisa difungsikan sebagai software monitoring, yang akan mengontrol dan menampilkan aspek-aspek penting dari laptop, seperti suhu prosesor, suhu harddisk, kondisi baterai, dll, yang tampil di system tray.

Masuk pada tahap testing perangkat

1. Testing baterai.

Isi dulu baterai hingga penuh (100%), kemudian silakan tonton DVD kesayangan Anda, seting layar pada tingkat brightness maksimum, hidupkan juga wifi, bluetooth, jika ada. Mestinya baterai masih tahan sampai film selesai. Jika baterai sudah koit sebelum satu jam, perlu jadi pertimbangan apakah perlu digaransikan atau tidak. Jika memungkinkan akan lebih baik jika digaransikan, atau ditukar dengan yang baru. Nanti jika sudah ditukar, jangan lupa lakukan test lagi.

2. Testing performa (prosesor, RAM, VGA)

Secara umum dapat dilakukan dengan melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan. Ini tentunya disesuaikan dengan specnya. Jika Anda seorang image editor (tukang gambar) tentu Anda paham betul “kelakuan” Adobe Photoshop atau CorelDRAW. Jika Anda seorang penulis, tentunya bisa merasakan kecepatan dan respons laptop saat Anda mengetik kata2 dengan cepat atau saat mengecek ejaan.

Testing performa tambahan, perlu dilakukan jika laptop Anda memiliki VGA card. Testing bisa dilakukan dengan men-install game yang kira2 maksimal disupport oleh spec laptop Anda (ini mungkin perlu tanya pada rekan Anda yang paham komputer dan suka nge-game). Setelah itu silakan coba memainkanny. Rasakan dengan teliti, apakah game itu berjalan dengan frame rate yang normal, nyaman dimainkan ?

Jika Anda butuh angka2 benchmark, silakan install program2 benchmark yang sudah terkenal, semacam PCMark dan 3DMark. Jika sudah selesai mem-benchmark, catat angka2nya dan bandingkan dengan laptop serupa yang ditest oleh situs2 reviewer laptop di internet, misal notebookcheck.net atau notebookreview.com. Perhatikan, jika selisihnya terlalu jauh, sementara spec laptopnya sama persis, mungkin perlu jadi perhatian. Lebih enak, jika ditukar saja.

3. Testing wifi, bluetooth, infra red

Aktifkan wifi di area hotspot. Akan lebih baik jika ada teman yang juga bawa laptop ber-wifi dan sama2 mengaktifkan wifi. Perhatikan, apakah kekuatan penerimaannya beda jauh ? Lakukan koneksi ke jaringan, lihat transfer rate yang ditampilkan. Lakukan aktifitas jaringan, misal copy-paste file antar jaringan. Lebih baik jika file-file besar, misal file VCD (*.DAT) atau DVD (VOB), untuk mengecek stabilitas koneksi. Jika sering putus, sedangkan dekat dengan sumber hotspot, berarti ada masalah pada perangkat wifinya.

Demikian juga dengan bluetooh dan infrared. Lakukan test yang sama.

Jika semua test perangkat dan fitur sudah komplit, sementara masa garansi masih berlaku maka Anda bolehlah berlega hati, berarti laptop Anda cukup sehat. Anda hanya perlu merawatnnya dengan baik. Dibandingkan dengan komputer desktop pada umumnya laptop lebih stabil (jika sehat), tidak mudah hang, dst. Dan yang jelas bisa dibawa ke mana-mana. Oya, jangan malu untuk menampilkan diri di forum, jika Anda memang punya laptop. Banggalah dengan laptopmu🙂


Aksi

Information

One response

4 03 2011
rukamto

Adoh ada kndala ni bsa bntu arahin dong. Leptopku terkunci. Keywordnya lupa . . Makasih om

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: