Memilih laptop 2nd idaman

27 07 2008

Laptop, mungkin gara2 Tukul, menjadi begitu populer. Tidak saja karena prestise, namun juga karena fungsionalitasnya yang tinggi, apalagi saat ini. Jika kita mau mengakui, sebenarnya tak ada pekerjaan yang tidak bisa dibantu laptop atau komputer dan internet.

Masalahnya adalah harga laptop masih relatif mahal. Masalah kedua, terlalu banyak pilihan dan minimnya pengetahuan untuk memilih. Masalah ketiga, kekurangmengertian perawatan.

Memilih barang baru atau second, jelas saja kita memilih barang baru. Setidaknya karena ada garansi. Namun jangan lupa, dengan begitu malasnya orang Indonesia membaca syarat dan kondisi, cara pemakaian barang, pemakaian alat2 yang dianjurkan, dan lain2nya .. bisa jadi klaim garansi menjadi tidak berarti.

Laptop second menjadi alternatif terbaik, bagi mereka yang ingin menikmati mobile computing, dan memang membutuhkannya. Selisih 1 – 2 juta, bagi mereka yang punya duit, tentu tidak masalah. Tapi jika selisih itu tidak bisa dikejar, maka laptop 2nd-lah jawabannya.

Bagaimana memilih laptop 2nd yang sesuai dengan harga belinya ?

1. Lakukan riset sederhana sebelum Anda membeli. Dimulai dari pertanyaan : mau dipakai untuk apa laptop saya nantinya ? untuk mengetik dan presentasi, atau untuk pekerjaan editing foto, atau kerjaan setting, atau untuk kerjaan jaringan komputer ? Beda kebutuhan, beda perangkat.

Jika Anda memakai laptop untuk kerjaan administrasi kantor dan presentasi, maka laptop Pentium III dengan RAM 128MB atau lebih baik 256 MB sudah cukup. Laptop jenis ini rata2 dijual pada harga 2,5 – 3 jutaan, tergantung kondisi.

Jika kerjaan Anda adalah editing foto atau seting, maka lebih baik memilih laptop Pentium 4 dengan RAM 256MB atau lebih. Program seperti Photoshop dan CorelDRAW terkenal rakus memakan RAM. Jenis ini dijual sekitar 3 – 4 jutaan, tergantung kondisi.

Jika kerjaan Anda adalah admin jaringan, maka lebih baik jika memilih laptop yang sudah ada wifinya, atau laptop Centrino versi awal. Akan lebih baik jika sudah dilengkapi Gigabit Ethernet (GbE). Laptop jenis ini umumnya dijual pada harga 4 juta ke atas. Bahkan ada yang mencapai 5 jutaan. Di range harga ini, kita bahkan bisa menemukan laptop baru murah. Bedanya pada laptop 2nd seharga 5 jutaan umumnya sudah dilengkapi prosesor bagus dan dengan VGA card terpisah (tidak share dengan RAM laptop) jadi performa grafisnya jelas lebih baik (bisa dipakai untuk nge-game jadul..NFS Underground, NFS Undergroun 2, Doom3, FarCry, dengan cukupan lahh🙂 ). Adapun pada laptop baru seharga 5 jutaan, VGA card terpisah jelas belum dapat, namun secara spec lebih modern. Jika Anda tidak maniak grafis, laptop baru 5 jutaan terasa lebih realistis🙂

Riset bisa dilakukan dengan cara browsing di internet. Anda bisa mengunjungi http://forum.chip.co.id. Cobalah untuk bertanya. Atau lihat di notebookreview.com atau notebookcheck.com. Jangan malas untuk menganalisanya. Anda bisa bertanya kepada rekan Anda yang paham komputer. Bandingkan juga harga di internet dengan harga di pasaran lokal, perhatikan specnya.

2. Tanyakan dengan detail perihal garansinya. Laptop 2nd umumnya tdk digaransi, kecuali jika toko secara khusus menggaransinya. Tambahan garansi umumnya berefek pada harganya yang meningkat. Jika laptopnya tidak digaransi, usahakan tawar agar baterainya digaransi, paling tidak seminggu atau sedikitnya 3 hari. Perhatikan dengan benar syarat dan kondisi garansinya. Kalau perlu direkam pake MP3 player atau ditulis dan penjualnya disuruh menandatanganinya (modal materai 6000, biar aman).

3. Sebelum Anda meninggalkan toko, pastikan semua fiturnya berfungsi sempurna. Infra red, bluetooth, wifi, CDROM, tombol2nya, dst… Jangan segan untuk mengetik dengan mencoba semua tombol keyboard. Perhatikan layarnya dengan seksama, adakah dead pixel-nya (dead pixel : matinya pixel warna pada layar laptop, sehingga kelihatan seperti titik hitam). Jangan abaikan dead pixel, karena ini akan sangat mengganggu pemandangan.

4. Pastikan Anda meminta CD drivernya. Ini akan sangat diperlukan jika suatu saat Anda perlu men-install ulang laptop Anda. Bagaimana jika tidak ada, dengan alasan bahwa laptop sudah ada Windowsnya, dan sudah berfungsi sempurna ? Lakukan backup driver dengan Driver Magician, dan simpan semua drivernya pada drive D (terpisah dari sistem operasi).

Okey, dengan bekal pengetahuan tadi Anda siap untuk memilih laptop 2nd idaman. Oya, jangan lupa, jika sudah dibeli, sering2lah dipakai, jangan disimpan seperti barang pusaka🙂


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: